Berbagai macam jenis bahan kusen untuk sebuah bangunan, untuk saat ini mungkin bisa menjadi pertimbangan sebagai pelengkap bangunan anda, tips berikut mungkin  bisa dijadikan penentu kualitas kusen yang baik. Di pasaran terdapat banyak penjual kusen dengan jenis bahan UPVC, tetapi tidak kesemuanya memiliki kualitas terbaik dari teknologi UPVC maupun perlengkapan yang melengkapinya.

Berikut adalah beberapa faktor yang perlu diperhatikan yang mana menentukan kualitas kusen berteknologi UPVC, seperti:

Sumber : google image

  • Kepadatan Bahan

Formulasi UPVC yang berbeda seringkali menghasilkan kepadatan yang berbeda pula. Kualitas kepadatan sangat berpengarh pada hasil akhir dari UPVC ini.

yang memiliki kepadatan yang baik biasanya tidak memiliki celah menganga pada ujung bagian atas atau bawah. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya kerapatan akan air dan udara serta tidak bernilai estetika yang baik.

Sumber: google image

  • Besi penguat

Besi penguat sangat penting bagi sistem UPVC. Besi yag baik mengikuti standar internasional yaitu 1,5 mm, untuk aplikasi khusus ketebalan ditambahkan menjadi 2 mm sampai 5 mm. Besi tersebut juga harus diproses dengan lapisan Galvanis agar tidak berkarat.

  • Karet

Pastikan Anda memilih karet yng baik, karena karet berkualitas jelek akan cepat keras sehingga akan pecah/retak jika terjasi benturan. Karet pun dapat dengan cepat rontok akibat terkena cuaca hujan dan panas.

Sumber : google image

  • Hardware

Pastikan Anda menggunakan engsel, handle, kunci dan roda yang berkualitas untuk pintu/jendela Anda. Jika Anda menggunakan hardware yang jelek maka akan mengganggu operasional sehari-hari seperti macet, patah dan tersangkut. Dengan memilih bahan yang baik, maka Anda juga akan senantiasa awet dan berfungsi baik.

  • Warna

Biasanya UPVC yang banyak terdapat di pasaran memiliki pilihan warna seperti putih, hitam dan coklat. Ada yang memiliki permukaan yang mengkilap dan halus, ada pula yang permukaan yang doff. Satu hal yang perlu diketahui adalah permukaan dengan warna doff, pada umumnya memiliki pori-pori yang lebih besar sehingga kotoran mudah menempel dibandingkan dengan permukaan pintu yang mengkilap.